Laman

Sabtu, 11 Februari 2012

Menghadapi Pemimpin Sulit

Apakah anda sekarang menjadi bawahan seorang kepala bagian yang sulit? Apakah anda seorang pemimpin yang selalu menyulitkan anak buah?
Jika anda menjadi bawahan seorang yang sulit. Mungkin beberapa tip ini bisa membantu anda untuk menghadapi orang yang sulit.
1. Bersikaplah seolah anda  belum mengerti apa yang disampaikan ketika dia menyampaikan sesuatu. Meskipun anda mengerti apa yang dia ucapkan. Pada umumnya pemimpin sulit itu merasa dirinya paling pinter.
2. Turuti kemauannya sepanjang anda mampu. Jadi jika dia perintahkan sesuatu jangan anda menolak karena penolakan anda akan membuat dia menjadi otoriter yang berlebihan.
3. Sanjung dia sebatas sanjungan terhadap manusia yang seharusnya. Jangan berlebihan!!! Misalnya :" Bapak ini memang pinter, semua bisa dibereskan. Tidak pernah saya bayangkan. Saya menjadi pinter karena bapak"
4. Berdoalah  kepada Tuhan agar diberikan kemudahan selama menjadi anak buahnya, atau kalau bisa mudah-mudahan dia dipindah di tempat lain, sehingga tidak menjadi pemimpin anda.

Jika anda seorang pemimpin yang menyulitkan anak buah. Maka tip tip manajemen ini mungkin dapat berguna bagi anda :
1. Selalu berpikir bahwa anda bukan orang yang super. Kerja anda berhasil karena semua pihak termasuk anak buah. Maka berbaiklah kepada semua anak buah.
2. Berpikirlah bahwa anak buah adalah sumber inspirasi. Dia adalah pendukung kinerja anda. Berbuatlah empati pada mereka. Jika anak buah sakit, maka berikan perhatian yang cukup dengan cara anda.
3. Tersenyumlah selalu kepada semua termasuk anak buah apalagi saat anda memerintahkan sesuatu untuk dikerjakan anak buah. Jangan otoriter.
4. Jika anda tidak bisa melakukan keempat-empatnya segera mengundurkan diri dari kursi anda sebagai seorang pemimpin sebelum anak buah melukai atau membunuh anda!!

Selasa, 12 Oktober 2010

KARIR PLANNING das sein , das sollen

Karir Planning  disebut juga  perencanaan karir. Karir selalu dihubungkan dengan jenjang jabatan seorang karyawan menuju ke jabatan yang lebih tinggi. Bagian yang bertanggung jawab tentang perencanaan karir ini adalah Bagian SDM. Bagi Bagian SDM, pekerjaan menyusun perencanaan karir karyawan memang tidak mudah, karena di dalamnya banyak ditemukan kompleksitas permasalahan individu mulai dari permasalahan latar belakang pendidikan, pengalaman kerja, kompotensi yang dimiliki dan permasalahan kebutuhan jabatan.
Bagi karyawan  profesional itu sendiri karir adalah harapan. Hampir semua karyawan yang profesional berpendapat bahwa mereka bekerja untuk karir yang lebih baik. Artinya karir telah tersusun menurut tingkatan jenjang yang mereka akan lalui. Ilustrasi dapat digambarkan jika seorang pada usia 30 tahun masuk kerja di suatu perusahaan, dengan latar belakang pendidikan sarjana, kompetensi manajerial bagus, mungkin sudah melalui fit and proper test dll, diterima sebagai karyawan pimpinan (IIIA) di suatu perusahaan X. Lima tahun kemudian, jika tanpa halangan dan sesuai dengan CARRIER MAP ( sebuah peta/tangga karir) maka das sein : setiap 3 tahun, naik golongan,sehingga  kurang dari 19 tahun ia bekerja, atau pada usia 49 tahun orang tersebut akan menjadi Kepala Bagian (Manajer Puncak). Tetapi das sollen mengatakan lain, bahwa seorang berkarir tidak cukup  hanya memiliki beberapa yang dipersyaratkan manajemen saja. Faktor lain di luar persyaratan dapat mengintervensi karir seorang, sehingga kenyataan dapat melenceng jauh dari harapan. Identifikasi penyebab intervensi itu antara lain : 1. Kemantapan do'a; 2. Keikhlasan menerima; 3. Komunikasi dan Negosiasi; 4. Kesabaran dan Rasa Bersyukur ; 5. Semangat melakukan usaha.

Demikian  terima kasih atas perhatiannya.

Senin, 04 Oktober 2010

FUNGSI-FUNGSI MANAJEMEN

Fungsi Manajemen terdiri dari Planning (P), Organizing (O), Actuating (A) dan Controlling (C) masing-masing fungsi tersebut kita coba untuk dicontohkan (diilustrasikan) dalam organisasi nyata sebagai berikut :
1. Planning
Fungsi yang pertama dalam manajemen adalah perencanaan. Dalam kenyataannya tidak ada seorangpun di dunia ini yang melakukan sesuatu tanpa rencana. Rencana dapat dipergunakan sebagai pedoman (indikator) apakah usaha kita sudah sesuai seperti yang dituju (diinginkan). Perusahaan telah memiliki asset setidaknya ada 3 (tiga) kategori asset (sumber daya) yakni sumberdaya manusia, sumberdaya finansial dan sumberdaya alam. Dengan ketiga sumberdaya ini maka kita mulai mengatur (mengelola) perusahaan melalui tahapan POAC. Contoh yang paling mudah jika kita ingin mengelola SDM (sumberdaya manusia),maka perlu ada perencanaan SDM, tentang berapa jumlah karyawan kita yang akan diperlukan untuk mengelola perusahaan, bagaimana tingkat karir planningnya dsb. Perencanaan  SDF (sumberdaya finansial) adalah mengatur berapa uang (dana) yang kita miliki,kemudian bagaimana kita belanjakan sehingga nanti menghasilkan laba, mengembangkan skala perusahaan dsb. Perencanaan SDA (sumberdaya alam) adalah mengatur asset lain di luar SDM dan SDF misalnya berapa lahan produktif, bangunan untuk fasilitas usaha kita, lantas bagaimana pula merencanakan agar SDA yang kita miliki ini dapat menghasilkan laba yang besar, efektif dalam penggunaan dan efisisen dalam pembiayaan.

2. Organizing
Organizing merupakan penataan sumberdaya secara sistematis yang ditujukan untuk mengelola usaha agar sesuai dengan tujuan perusahaan, yakni untung yang besar. Mengorganisasi sumberdaya dalam implementasi adalah mengatur berapa orang yang memiliki pekerjaan tertentu, siapa yang bertanggung jawab, bagaimana mengatur finansial (pembukuan), bagaimana mengatur sumberdaya alam (asset) perusahaan (administrasi) dan semua dilakukan supaya terjadi sinkronisasi di antara sumberdaya tersebut.

3. Actuating
Actuating sama dengan mengarahkan. Pengarahan dilakukan oleh Manajer/Pimpinan atau pemimpin di bawahnya (supervisor) untuk melakukan pengarahan supaya sumberdaya yang dimiliki dikelola dengan baik, efektif dan efisien. Tujuan akhir supaya para sumberdaya ini dapat berjalan selaras, sesuai dengan tujuan yang diinginkan oleh manajemen.

4. Controlling
Pekerjaan yang paling sulit adalah controlling yakni mengevaluasi kinerja mulai dari fungsi perencanaan, pengorganisasian, dan pengarahan. Semua dievaluasi berdasarkan norma-norma perusahaan. Contoh apakah dalam realisasi anggaran yang dikeluarkan sudah sama dengan rencananya, atau di atas rencana atau bahkan di bawahnya,  apakah SDM nya bekerja sudah sesuai dengan norma tata kelola perusahaan yang baik (GCG) dsb.


Sampai disini.

Senin, 27 September 2010

PENGANTAR MANAJEMEN

Manajemen berasal dari kata "to manage" artinya mengelola. Secara umum,manajemen perusahaan adalah pengelolaan perusahaan. Unsur yang dikelola adalah 6 M (Men, Money, Machines, Methods, Materials, and Market. Karakteristik Manajemen ditandai dengan : - ada orang, ada kerjasama, ada wadah (perusahaan) ada tujuan.
Proses manajemen meliputi : Input - Process - Output (goal. Input terdiri dari 6 M; Proses adalah seluruh 6 M yang dikelola untuk mencapai tujuan perusahaan. Tujuan perusahaan adalah profit. Pengelolaan harus efektif dan efisien. Pengelolaan perusahaan untuk mencapai profit, dilaksanakan berdasarkan fungsi-fungsi manajemen antara lain :
Planning - bagaimana merencanakan program agar perusahaan dapat mencapai laba
Organizing - bagaimana menyusun orang, dan alat-alat organisasi sehingga mencapai perusahaan yang profit.
Actuating - Directing - mengarahkan
Controlling - mengevaluasi.

surabaya, 22 September 2010.

Selasa, 23 September 2008

Seorang Penulis

Jangan remehkan profesi sebagai "Penulis". Jika anda memiliki hobby menulis kemudian anda mampu mencetak suatu tulisan apalagi diterbitkan oleh penerbit, maka berbahagialah anda, karena anda telah membuat sejarah hidup anda. Paling tidak anda sudah memberikan andil kemampuan untuk kepentingan dunia. Tidak hanya itu saja , Bahkan Tuhan akan mencatat kita dalam daftar catatan Tuhan, bahwa kita termasuk orang yang berguna di dunia. Tatkala kita mati, yang kita tinggalkan adalah buku ciptaan kita. Jika di dunia, buku kita dijadikan sumber pengetahuan, maka kita mendapat kebahagiaan lagi, di akherat, karena ilmu kita amaliyah, dan amal kita ilmiah. Ingat lagi bahwa manusia yang berguna dihadapan Allah adalah : 1) manusia yang memiliki anak yang sholeh ; 2) manusia yang mengamalkan ilmunya, dan manusia yang senang beramal. Tiga hal ini harus diperhatikan, supaya kita mendapat kebahagiaan dunia dan akherat. Sekian akan menyusul artikel lainnya